• hexanasemestaid

SISTEM HIDROLIK PADA MESIN INDUSTRI



Sistem hidrolik memiliki peranan penting dalam dunia industri masa kini baik dalam industri pangan, manufaktur, pembangkit listrik, dan sebagainya. Sistem hidrolik memiliki banyak keuntungan dan kemudahan diantaranya adalah fleksibel, variatif, dan berefisiensi tinggi. Dalam pengaplikasiannya, sistem hidrolik mengkombinasikan silinder hidrolik dengan aktuator mekanis ataupun elektronis yang bertujuan agar memiliki fungsi yang lebih spesifik. Pada mulanya pengontrolan sistem hidrolik dilakukan secara manual menggunakan rangkaian saklar, kemudian berkembang menggunakan rangkaian kontaktor dan relay. Namun kedua metode tersebut membutuhkan banyak rangkaian kabel dan komponen yang rumit. Sehingga akan menyulitkan ketika ingin mengubah pengaturan sistem hidrolik. Hal tersebut tentu membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Prinsip dasar sistem hidrolik berasal dari hukum pascal, dimana tekanan dalam fluida statis harus mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:

  1. Tekanan bekerja tegak lurus pada permukaan bidang.

  2. Tekanan disetiap titik sama untuk semua arah.

  3. Tekanan yang diberikan kesebagian fluida dalam tempat tertutup, merambat secara seragam ke bagian lain fluida.

Sistem hidrolik merupakan suatu bentuk perubahan atau pemindahan daya dengan menggunakan media penghantar berupa fluida cair untuk memperoleh daya yang lebih besar dari daya awal yang dikeluarkan. Dimana fluida penghantar ini dinaikan tekanannya oleh pompa pembangkit tekanan yang kemudian diteruskan ke silinder kerja melalui pipa-pipa saluran dan katup-katup. Gerakan translasi batang piston dari silinder kerja yang diakibatkan oleh tekanan fluida pada ruang silinder dimanfaatkan untuk gerak maju dan mundur.


Berikut ini adalah beberapa contoh instalasi mesin hidrolik diantaranya adalah:

  1. Instalasi sistem hidrolik pada konstruksi mesin perkakas Pada mesin-mesin perkakas yang banyak digunakan dipabrikpabrik, banyak sekali menggunakan instalasi sistem hidrolik. Seperti pada mesin bending, mesin cetak, mesin stamping, mesin puntir, dll.

  2. Konstruksi instalasi Pada industri otomotif, sistem instalasi hidrolik biasanya digunakan dalam perakitan motor atau mobil, ataupun dibagian pengelasan

  3. Konstruksi kendaraan Sebagai contoh pada kendaraan bermotor atau mobil, beberapa komponen yang menggunakan aplikasi sistem hidrolik, seperti : pada rem cakram, suspensi, dongkrak, power stering, dll.

Sekian pembahasan mengenai hydraulic dan komponen-komponen yang ada di dalamnya. Jika Anda membutuhkan produk otomasi untuk mempercepat kinerja pada proses produksi perusahaan anda, jangan ragu menghubungi kami PT. Hexana Semesta yang mana merupakan Exclusive Sole Agent dari EMG-Electro Mechanic GmbH Germany di Indonesia yang menawarkan produk Actuator untuk aplikasi di Strip Guiding System ataupun produk EMG Motor Thruster. Untuk info lebih lanjut Produk-Produk EMG bisa menghubungi kami dengan mengklik tombol dibawah ini:


16 views0 comments

Recent Posts

See All